SIM (Solidaritas Indonesia Muda) minta John G Plate Mundur dari Jabatannya, E-KTP belum selesai

0
5

Jakarta- Puluhan Solidaritas Indonesia Muda melakukan aksi di Gedung Menkominfo, jakarta 30 oktober 2019. Kami melakukan gerakan ini menyikapi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lagi berduka cita.

Banyak kejadian yang membuat rakyat indonesia berduka terutama di wilayah Indonesia barat, tengah dan timur.

Melihat kejadian Proyek KTP elektronik telah menjerat sejumlah anggota DPR RI, termasuk ketua DPR Setya Novanto.

Dalam kesaksiannya di persidangan, terpidana kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang Muhammad Nazaruddin, kembali mengungkap sejumlah nama besar akan menyusul Setya Novanto.

Terpidana kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang Muhammad Nazaruddin, bersaksi dalam sidang kasus korupsi KTP elektronik untuk terdakwa Andi Agustinus alias andi Narogong. Dalam kesaksiannya, Ketua DPR Setya Novanto disebut turut menerima jatah proyek KTP elektronik senilai 500 ribu US dollar.

Baca :  BUMN bukan Ajang bagi-bagi kekuasaan

Dalam hal ini kita melihat banyak sekali sejumlah nama elite partai yang ikut terseret dalam hal ini seperti Johnny G Plate yang kita tau sekarang dia menjadi Menkominfo,“Ujar Umam Korlap aksi SIM “.

“Lanjut umam, Kita tau bahwa dugaan isu terhadap johnny g plate dalam kasus e-ktp ini saat pembelian sejumlah ruko di grand wijaya dan sebidang tanah di jalan wijaya 3 melalui azmin.

Kita tahu hal ini dalam dakwaan Setnov dia menyebutkan hal penerimaan yang diterima Gamawan berupa uang 50 juta serta satu unit ruko di grand wijaya dan sebidang tanah di jalan brawijaya 3 melalui azmin yang kita tahu bahwa ini ada sangkut paut nya dengan Johnny G Plate.

Selain dari kasus e-ktp yang masih menjadi polemik untuk mencari sampai ke akar-akar. Kasus papa minta saham kita menduga melihat masih misteri antara hubungan antara Johnny G Plate dan Riza Chalid yang kita tau god father di dunia bisnis.

Baca :  FPKB berbagi kasih untuk sesama menuju ramdhan

Kita menduga Pak menkominfo inilah yang bisa menjawab kembali dalam peredaran, setelah sebelumnya menghilang dari Jaksa Agung yang dulu koar koar mau menangkap Riza Chalid yaitu HM Prasetyo.

Maka dari itu Solidaritas Indonesia Muda menuntut Satu, Mendesak Presiden untuk mencopot Johnny g plate sebagai Menkominfo diduga terindikasi kasus e-ktp.

Kedua, Mendesak kpk untuk kembali memanggil johnny g plate untuk diperiksa kembali karena diduga terindikasi menerima hadiah sebidah tanah dan sejumlah ruko melalui azmin dalam dakwaan setnov. 3. Usut Tuntas kasus E-KTP sampai keakar-akarnya, “Tutup umam” .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here