Langkah Antisipatif Kabareskrim Polri Terhadap Kelompok Anti Pancasila di Pilkada 2020 Dapat Dukungan Dari Persatuan Mahasiswa Islam

0
9

Jakarta | Pemilihan kepala daerah di Indonesia pada tahun 2020 digelar secara serentak untuk daerah-daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada tahun 2021. Sistem pemilihan kepala daerah secara serentak pada tahun 2020 merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan di Indonesia. Pelaksanaan pemungutan suara direncanakan digelar secara serentak pada bulan September 2020. Total daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 sebanyak 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Sebelumnya dalam rilis detiknews pada 27 Februari 2020, Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo mengingatkan jajarannya untuk mewaspadai kelompok anti-Pancasila dalam mengamankan Pilkada Serentak 2020. Hal tersebut disampaikan Komjen Listyo dalam Pelatihan Penanganan Tindak Pidana Pemilihan dan Sistem Laporan Gakkumdu Pemilihan 2020 yang diikuti jajaran kepolisian di daerah. Dia awalnya berbicara soal beberapa kasus konflik, dari Pilkada DKI Jakarta, rasisme di Papua, hingga protes revisi UU KPK.

Baca :  Kejagung apakah sudah tuli? Aksi GAI JILID V menuntut Kasus Walet di buka kembali

Hal tersebut menuai respon positif dari beberapa mahasiswa Islam salah satunya dari PERMAI (Persatuan Mahasiswa Islam).

Koordinator Presidium PERMAI (Persatuan Mahasiswa Islam), Rizqi Fathul Hakim mengatakan, “Kami mendukung langkah antisipatif Kabareskrim Polri untuk mewaspadai kelompok anti Pancasila dalam pengamanan Pilkada Serentak 2020”, ungkapnya.

Menurutnya, langkah Polri untuk mengantisipasi kelompok anti Pancasila dalam pengamanan Pilkada Serentak 2020 sudah baik, mengingat Pancasila tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

“Pancasila itu kan hasil kesepakatan bersama para founding father bangsa dan negara ini, dibentuk dalam sidang BPUPKI oleh sembilan orang kader terbaik bangsa. Bahkan tiga orang diantaranya adalah tokoh dari Sarekat Islam (SI) yakni Soekarno, KH. Agus Salim, dan Abiekusno Tjokrosoejoso”, tambahnya.

Baca :  7 Coolest Fashion Startups You Should Know About

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here