KMND Regional Sumatera minta semua Elemen Awasi penimbunan Gula

0
7

Lampung | Ketua KMND Regional Sumatera Aris tama SH meminta agar kasus penimbunan gula pasir yang dilakukan perusahaan gula diusut tuntas.

Aris mengungkapkan “Penimbunan gula tersebut telah merugikan masyarakat menengah kebawah dan di sayangkan akan kejadian tersebut dan disini kita lihat pemerintah pro masyarakat atau perusahan”.

Bareskrim Mabes Polri sidak ke Provinsi Lampung dan menemukan pasokan gula putih dalam jumlah besar yang tidak terdata pada Rabu (18/3) lalu menjadi pertanyaan besar .

“Pemerintah harus tegas menyelasaikan kasus ini, jika tidak menutup kemungkinan akan terjadi kasus serupa kedepannya,” kata Aris Kamis, 19 Maret 2020 .

Baca :  Trisnawati Rizkhy, Militansi Caleg Wanita Zaman Now

Ia menyampaikan Pemerintah Lampung mesti memberikan sanksi yang tegas kepada pelaku, “Dalam Pasal 29 Ayat 1 UU perdagangan, pelaku penimbunan dikenakan hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 50 miliar “.

Lanjut Aris, berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1953 tentang Penimbunan, pelaku diancam hukuman 6 tahun penjara.

” Saya mengajak semua elemen turut peran aktif persoalan terkini permasalahan di lampung”, Ungkap Aris.

Aris juga mengajak konsolidasi ke seluruh pihak-pihak terkait kasus ini, serta serius akan mengkaji dan mendalaminya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here