GEMURA dorong Gubernur Anies, tarik komitment Fee Formula E untuk menanggulangi Dampak Covid 19 di Jakarta

0
167
Sekjend DPP GEMURA Nizar Chaeroni

Jakarta, SKN – Desakan Fraksi Gerindra dan PSI agar Anies Baswedan berusaha menarik kembali dana formula E dari pihak Formula E yang sudah menyetor komitmen awal sekitar 300 M, kepihak formula E.

Kekompakan Gerindra dan PSI dinilai wajar sebab disituasi seperti ini semua harus kompak dan bersatu.

Bentuk kesadaran pada dampak covid-19 akan berefek bagi jalannya pemerintahan DKI Jakarta terutama dalam melayani rakyat yang berdampak langsung covid-19 saat ini.

DPP GEMURA (Gerakan Muda Nurani Rakyat) menilai anggaran sebesar itu signifikan untuk ikut mengurangi dampak covid-19 yang sedang terjadi di Ibukota Jakarta.

“Anggaran yang besar tersebut kalau ditunda dan di alihkan untuk penanganan virus covid 19 akan lebih efektif dan bermanfaat untuk jangka pendek saat ini ” Ungkap Sekjend DPP GEMURA Nizar Chaeroni, saat di wawancarai (5/5/2020).

Baca :  Relawan YGBI Kembali Gelar Aksi Bagi-bagi Takjil Buka Puasa di Gowa

Lanjut Nizar Chaeroni, “Bagi GEMURA, kehendak nurani dan kepekaan pemimpin disini diperlukan, bahkan sampai Gerindra dan PSI yang biasanya bersebrangan kini berada dalam narasi yang sama karena ini menyangkut uang rakyat yang bisa mubazir dan sia-sia kalau tidak segera ditarik, apapun ceritanya, Kalau Pemerintah DKI menarik kembali itu alasannya mudah karena covid-19 adalah permasalahan global”.

“Gerakan Muda Nurani Rakyat (GEMURA) meminta kepada semua elemen untuk ikut menyerukan hal yang sama. Ini adalah narasi mengusung kemanusiaan diatas kepentingan bisnis, pihak Formula- E pasti memahami itu, Kami melihat betapa besar gotong royongnya berbagai elemen masyarakat menolong sesama, anggaran sebesar itu kalau ditarik kembali akan banyak memberikan sentuhan signifikan “, Sambung Nizar

“Kami berharap agar Gubernur mampu melakukan kemampuan lobynya agar anggaran itu mampu ditarik kembali, bukankah Gubernur dikenal sebagai sosok yang jago loby di dunia internasional” Ujar Sekjend DPP GEMURA.

Baca :  Desak kembali buka kasus Sarang Walet, dalam Konferensi pers dan Perlawan Gerakan Aktivis Indonesia

Nizar juga menjelaskan, “Kepekaan dan nurani pemimpin dibutuhkan, Gubernur saya kira perlu membangun emosi publik bahwa Pemprov DKI serius dengan segala kemampuan yang ada untuk mengerahkan sumber daya menyelamatkan nyawa rakyat diantaranya dengan memperjuangkan kembalinya anggaran komitmen Fee Formula-E pada Kas DKI untuk digunakan atasi covid-19 “.

“Dukungan dan kekompakan Gerindra dan PSI maupun berbagai kekuatan di parlemen untuk persoalan kali ini harus jadi modal legitimasi Gubernur yang tak boleh disia-siakan menyangkut kebijakan menarik kembali komitmen Fee yang telah diberikan pada Formula-E “, Tutup Nizar Chaeroni. (red/dw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here