Upaya Negara Membungkam Siti Fadilah

0
47


Jakarta, SKN– Beredarnya video youtube wawancara mantan menteri kesehatan Ibu Siti Fadilah dengan Dedy Corbuzier kini menjadi masalah dan ramai di perbincangkan.

Wawancara tersebut ditayangkan oleh akun Youtube Dedy Corbuzier pada tanggal 21 Mei 2020 dengan judul ” Siti Fadilah, Sebuah Konspirasi – Saya Dikorbankan (Exclusive)

Kepala bagian humas protokol Ditjenpas Rika Aprianti menyatakan bahwa kegiatan liputan dan wawancara Siti Fadillah dan Dedy Corbuzier tidak memenuhi persyaratan yang tercantum dalam peraturan menteri hukum dan ham.

Dalam kesempatan lain, Dedy Corbuzier menjawab melalui video yang di upload melalui Instagram miliknya, perihal podcast atau wawancara dengan Ibu Siti Fadilah.

Dia memberitahukan bahwa dia tidak terikat partai, golongan / kepentingan apapun didalam podcastnya kecuali Indonesia, dan tidak hoax atau provokasi didalam podcast tersebut, dia juga mengatakan tujuan dari podcast tersebut adalah untuk kepentingan rakyat dan bangsa kita melawan pandemic Covid-19.

Beragam dukungan datang untuk Ibu Siti Fadilah, salah satu presidium Aliansi Pengangguran Merasa Marah (Anggur Merah) Farid mengatakan ada upaya pembungkaman kebenaran tentang bisnis vaksin yang dibeberkan oleh Ibu Siti Fadilah, alih-alih menyelamatkan rakyat justru pemerintah menggunakan hukum untuk menutupi kebenaran.

Seharusnya sosok seperti Ibu Siti Fadilah wajib didengar pendapatnya oleh pemerintah dalam menghadapi situasi pandemic Covid-19, ucap Farid.

Farid juga meminta, Bapak Presiden Jokowi untuk mendengar solusi dari Ibu Siti Fadilah dalam menangani pandemic Covid-19, secara Ibu Siti Fadilah pada tahun 2005 mampu menghentikan virus flu burung menjadi pandemic.

“Kami menghimbau dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk17:08:30 mendukung Ibu Siti Fadilah, dan mengingatkan Ditjenpas untuk tidak memakai hukum untuk membungkam kebenaran” tegas Farid. (Red/Ath)


 

Baca :  PC HIKMAHBUDHI jakarta utara, mengadakan rapat kerja cabang untuk hasilkan kerja organisasi lebih baik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here