YFJ : Negara Harus Hadir dan Ungkap Pelanggaran HAM Terhadap Mahasiswa

0
12

Jakarta, SKN – Komunitas Studi Hukum “Muda Untuk Keadilan” (Young For Justice) menyebut teror yang terjadi terhadap mahasiswa yang tergabung dalam Constitusional Law Society Fakultas Hukum UGM adalah upaya memberangus kebebasan, padahal hal itu sudah menjadi jaminan di NKRI ini sebagaimana pasal 28E UUD yang menyatakan mengatur setiap orang untuk berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Oleh karenanya Young For Justice menekankan bahwa negara mesti hadir dalam kasus kasus semacam ini.

“Negara harus hadir menegakan UUD 1945, karena Indonesia adalah negara hukum dan tidak boleh seorangpun melanggar UUD 1945 karena hal tersebut adalah dasar kita bernegara.” Ungkap Koordinator YFJ, Ibrahim.

Baca :  Mahasiswa Milenial Nilai stafsus milenial hanya bentuk bagi-bagi kue Jokowi

“Olehnya pemerintah beserta aparatnya harus hadir memberikan perlindungan hak asasi manusia, sebagaimana pasal 28G UUD 1945 menegaskan setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi”. tambahnya

Selanjutnya Ibrahim menegaskan YFJ berharap pemerintah harus mengusut dalang yang melakukan teror terhadap forum mahasiswa yang menciderai demokrasi tersebut.

“Pemerintah harus mengusut siapa yang meneror kebebasan berpendapat tersebut, sebagai wujud pemerintah peduli terhadap dasar negara Indonesia dan mengungkap siapa dalang dari teror kepada mahasiswa UGM tersebut.” Karena jika Ini dibiarkan, maka pertanyaan siapa dalang dari teror kepada mahasiswa UGM ? akan menjadi bola liar dan bisa menimbulkan gerakan sosial yang mengarah kepada pemerintah itu sendiri” Tutupnya. (Red/ath)

Baca :  Jangan terjebak Opini Politik Yang Bukan Menjadi Fakta Hukum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here