Geruduk kantor Kemensos RI, komite mahasiswa hukum jakarta membaca 2 permasalahan dugaan korupsi

0
6

Jakarta, Kedatangan komite mahasiswa hukum jakarta pada siang hari tadi kedepan gedung kementrian sosial republik indonesia membawa segenap permasalahan diantaranya.

Dalam orasinya pertama Mereka meminta KPK untuk mengusut tuntas dugaan korupsi jasa keamanan gedung cawang kencana tahun anggaran 2019 yang dinilai merugikan negara dalam bentuk dugaan korupsi dengan skema Pertama sengaja memecah proyek menjadi 10 paket agar bisa dilakukan penunjukan langsung, kemudian meminjam nama perusahaan dan sebagai gantinya masing-masing perusahaan memperoleh fee antara 10 sampai dengan 15 persen dari laporan surat perintah pencairan dana yang dibuat Rp177.722.000 membayar kemasing-masing perusahaan dengan total biaya yang telah dikeluarkan sebesar Rp.1.777.220.000 adapun sisanya masuk ke kantong Oknum Kemensos.

Baca :  Hipmi depok Aundesi dengan Kasatpol PP depok terkait PAM (Pembatasan Aktifitas Malam)

Data-data yang kemudian muncul merupakan formalitas belaka karena pada kenyataannya tidak ada lelang dan pekerjaan jasa keamanan yang dilakukan oleh kesepuluh perusahaan, namun yang perlu digarisbawahi uang negara sebesar Rp1.777.220.000 tetap keluar. 

Yang kedua mereka meminta kepada KPK RI untuk mengusut tuntas dana Covid-19 yang diduga syarat akan muatan korupsi yang terjadi didalam tubuh Kemensos RI.
Total besaran anggaran yang cukup pantastis kurang lebih sekitar Rp.134.008 triliun.

Namun pada implementasi dana yang seharusnya dibagikan secara merata kepada masyarakat indonesia tersebut dinilai bermasalah dikarenakan masih banyak masyarakat indonesia yang mengeluhkan tidak mendapatkan apa-apa, mereka menilai juga tidak adanya transparansi yang dilakukan oleh Petinggi Kemensos RI, dengan itu memperkuat dugaan mereka bahwa dana Covid-19 tersebut telah dikorupsi oleh oknum Kemensos RI.

Baca :  Margaret Cho Designs Solitaire Jumpsuit For Betabrand

“Kami akan membuka data-data yang kami punya guna untuk mengungkap para tikus-tikus berdasi kepada para penegak hukum agara kasus ini segera diproses, apalagi dalam ranah kasus dugaan korupsi dana Covid, apabila terbukti hukum mati saja orang itu” peri silaban 9/20. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here