PMA menanyakan pihak sekolah SMAN 6 KOTA DEPOK terkait isu yg viral di media

0
28

Depok – Memperingati hari toleransi se-dunia, Pemuda,Mahasiswa dan Aktivis mendatangi SMA Negeri 6 Kota Depok untuk merespon isu Toleransi dan Rasisme pada Pemilihan ketua osis, Pada kesempatan itu koordinator PMA Hans mengatakan berkunjung nya ke SMAN 6 Kota Depok mencoba meminta klarifikasi isu yang saat ini beredar di media terkait dugaan intoleransi yang terjadi di SMAN 6 Kota Depok pada saat pemilihan calon ketua osis.

Hal ini bertepatan pada peringatan hari toleransi sedunia kita coba mendatangi sekolah SMAN 6 Depok dan bertemu pada pihak pembina osis yaitu ibu wati , saat kedatangan PMA kami disambut dengan baik dan harus menunggu karena pihak guru sedang rapat tegas pembina osis dan beliau mengatakan tidak punya wewenang untuk memberikan penjelasan terkait isu yang sedang viral di media jadi harus menunggu pihak kepala sekolah SMAN 6 DEPOK selesai mengadakan rapat tegas ibu wati selaku pembina osis.

“PMA sangat kecewa terhadap respon pihak sekolah SMAN 6 Kota Depok karena kita disuruh menunggu selama 40 menit akan tetapi pihak kepala sekolah dan pembina osis memilih pergi begitu saja tanpa mengkonfirmasi pembicaran awal yaitu untuk menunggu namun nyatanya pihak kita ditinggal pergi begitu saja tanpa ada kejelasan apapun.” tegas Eliadda Daeli mewakili GMKI cab Depok.

Baca :  Badko HMI JABODETABEKA-BANTEN : Mendesak DPR RI bentuk Badan Khusus penyelesaian Pelanggaran HAM

Hal ini cukup disayangkan karena sikap dari pihak guru kepala sekolah tidak kooperatif dan menyepelekan niat baik dari pihak PMA Kota Depok,berbagai elemen pemuda, mahasiswa dan aktifis masyarakat kota Depok memberikan statmen atas Masalah ini.
“Tidak adanya itikad baik menemui kita nampaknya menunjukan adanya kekhawatiran dan ketidakberaniaan, maka saya rasa ini benar mengindikasikan toleransi hanya bualan semata. Padahal hari ini tepat pada hari toleransi sedunia.” Tutur Iqbal Fauzan Kabid Hikmah IMM Kota Depok

“Kami menyayangkan dengan sikap yang kurang Kooperatif dari pihak pembina osis, yang hanya memberikan janji kepada teman teman PMA Kota Depok dapat bertemu setelah rapat,namun nyatanya hanya ditinggal pulang tanpa memberikan informasi sama sekali, Oleh sebab itu saya meminta kementerian Pendidikan dan dinas pendidikan Provinsi mengevaluasi kepala sekolah SMAN 6 kota Depok, bila perlu di pecat.” Lanjut akha Ketua Pemuda Muslimin Kota Depok

Baca :  Creating Custom Research Papers

Denni Wahyudi ketua GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia) Kami hadir di SMAN 6 di hari Toleransi Se-Dunia ini, ingin mendapatkan klarifikasi langsung dari Pihak sekolah agar adanya issue yang mengarah ke SARA tidak terjadi lagi di kemudian hari namun kehadiran kita dari pihak sekolah kurang Kooperatif, nanti kita coba tindak lanjuti ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat agar ada teguran keras bagi Pihak yang duga terkait”.

Koordinator PMA Kota Depok, “Sangat kecewa terhadap Pembina OSIS dan juga Kepala Sekolah SMA N 6 Depok atas ketidak seriusan terhadap persoalan yang menyangkut Calon OSIS inisial “E” terkait masalah Rasisme, sesuai Peraturan Presiden 87 Tahun 2017 tentang nilai- nilai PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) yang didalamnya terdapat nilai toleransi, Religius, dan Demokratis ini menjadi hal yg sangat serius untuk menjadi koreksi untuk semua Institusi Pendidikan, khusunya SMAN 6 Kota Depok.” Tutup Hans dari Cabang HMI Kota Depok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here